Napa Sich Berteman Dengan “NARKOBA”…?

11 02 2008

Narkoba biar sudah dikatakan berbahaya tetap saja ada orang yang memakainya. Mungkin bagi kita yang sudah mengerti bahayanya narkoba bakal pikir panjang kenapa masih saja ada orang yang ‘demen’ dengan barang ‘jahat’ tersebut. Nah, supaya tidak terperosok ke jurang narkoba tadi, ada baiknya kita sering evaluasi diri sendiri. Simak deh alasan-alasan di bawah ini, yang menyebabkan orang menjadi pemakai narkoba. Supaya nantinya, apabila kita punya masalah yang sama bisa memilih jalan keluar lain yang lebih baik.

1. Memakai karena ingin merasa ‘ada’.
Ada kalanya kita merasa bete kalau tidak dianggap atau ditinggal, oleh teman segang atau di pesta misalnya. Perasaan tidak aman ini ingin kita singkirkan. Sayang, jalan yang diambil salah. Perasaan pede yang timbul waktu pakai narkoba itu semu alias palsu.
Solusi : Lebih baik tingkatkan kemampuan atau penampilan diri. Misal ikut les bahasa Inggris biar bisa ngobrol dengan orang bule atau cari suasana baru yang lebih ramah.

2. Memakai untuk melarikan diri dari masalah atau ingin relaks.
Kita sering mendengar orang bilang, “Gue lagi stress nih, gue mau fun sebentar ah!”. Nah, ini dia yang salah. Kalo lagi stress, inginnya kita kabur menghindari masalah. Begitu juga kalo kita berusaha lari dari masalah dengan memakai narkoba. Begitu hilang efek narkobanya, masalah tetap ada dan kondisi badan kita sudah tdak 100% fit untuk menyelesaikannya.
Solusi : Hadapi masalah dengan tenang. Cari dukungan dan saran dari orang-orang yang memang mau membantu kita.

3. Memakai karena lagi bosen.
Banyak orang memakai narkoba di saat mereka merasa dengan keadaan atau dirinya sendiri. Mereka pikir dengan memakai narkoba, suasana bosan akan hilang dengan sendirinya. Justru sebaliknya, setelah pengaruh narkoba hilang, yang timbul adalah perasaan makin frustasi karena melihat kenyataan yang tetap tidak berubah – karena memang belum diubah.
Solusi : Kalau merasa jenuh dengan situasi yang ada, cobalah buat sesuatu yang berbeda dari biasanya, seperti melakukan hobi atau pergi ke tempat yang baru.

4. Memakai karena media (secara nggak langsung) masih menganggap narkoba itu keren.
Memang betul kalau sekarang makin banyak penyanyi, musisi atau olah ragawan yang digemborkan sudah bertaubat dan iklan anti narkoba juga banyak disiarkan di media. Tapi media juga memberikan citra keren buat anak-anak muda yang sering gaul dengan dunia gemerlap (dugem) atau pergi ke pesta-pesta malam yang tidak jelas tujuannya.
Solusi : Jangan sekali-kali deh tergoda untuk tampil keren karena bujukan media. Sebelum mengambil keputusan, pikir seribu kali manfaat dan resiko yang bakal didapat dari tindakan kita.

5. Memakai karena merasa tambah terlihat ‘dewasa’
Nah, ini dia alasan yang salah lagi. Orang yang sudah berpikiran dewasa lebih memilih uangnya dipakai untuk keperluan biaya hidup yang jauh lebih penting dan bermanfaat, macam biaya sekolah, ketimbang mengkonsumsi narkoba. Tapi kalau pun ada orang yang sudah berumur tua menggunakan narkoba, umumnya mereka sedang terkena depresi atau frustasi, bukan karena supaya terlihat dewasa.
Solusi : Ingin berpikiran dewasa ? Cobalah untuk mulai memikirkan masa depan dan berusahalah untuk banyak beramal tenaga dan pikiran untuk membantu mereka yang kurang mampu.

6. Memakai karena ingin memberontak.
Mereka pikir dengan mengkonsumsi narkoba akan terdorong untuk berani melakukan tindakan yang sesuai dengan kehendaknya sendiri. Tapi sebenarnya yang terjadi, mereka makin tidak bisa hidup secara mandiri dan bebas lagi, karena sudah tergantung 100% kepada narkoba dan pengaruh candunya itu.
Solusi : Pikirkan kembali apa yang membuat kita merasa terkekang. Bicarakan baik-baik untuk mencari jalan keluar. Kalau perlu cobalah untuk mencari nasehat atau saran dari ahlinya, seperti psikolog atau guru pembimbing untuk mendapatkan jalan keluar alternatif yang tidak merugikan siapa pun. Percaya deh kalau setiap masalah itu pasti ada solusinya.

7. Memakai karena ingin mencoba.
Wajar kalau kita punya keinginan untuk mencoba sesuatu yang baru. Mencoba kegiatan yang positif sih itu oke banget. Tapi kalau kita masih mau coba-coba dengan sesuatu yang tidak baik, apa sih manfaatnya? Biasanya nih pengaruh teman se-gang besar sekali andilnya dalam membuat keputusan. Kalau sudah begini, coba deh cari teman baru yang sama positifnya dengan kita. Dijamin tidak rugi deh!
Solusi : Sebelum mencoba sesuatu, pikirkan kembali alasan yang kita punya dan juga manfaat yang bakal didapat dari tindakan tersebut. Kalau memang banyak negatifnya, kenapa juga kita harus mau?


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: